🔰🔰 *TANYA JAWAB THOLABUL 'ILMI AKHWAT T7*🔰🔰
*Pertanyaan:*
1⃣ Assalamualaikum ukhty perkenalkan nama ana iik dari cilacap-jawa tengah. Ana mau tanya bagaimana jika kita sdah istiqomah untuk meninggalkan ikhwan tapi ikhwan tersebut menolak dan ana mau tapi harus ada ikatan (pertunangan) namun ikhwan tsb menjawab tdk bisa berjanji seperti ana di gantung ukh hehehee gmn y?? Syukron jawabanya🙏😊😊
2⃣assalamualaikum
sy ingin bertanya . jodoh adalah cerminan diri kita , jika kita baik maka jodoh kita pun akn baik begitupun sebaliknya . lalu , raja fir'au dg istrinya itu bagaimana ? apa itu bukan jodohnya atau bagaimana ?
3⃣Mau tanya ustadzah, bagaimana tips untuk tetap istiqamah dalam hijrah sedang untuk memperoleh ilmu secara langsung dan mencari teman yg shalih itu sulit karena faktor lingkungan yg berbeda?
4⃣Ustadzah, saya Yanah. Mau bertanya ustadzah, sepertinya diluar kajian. Jadi seperti ini ustadzah, ada teman saya yg pakai jilbabnya besar (tahu agama) tetapi dia pacaran. Dan secara otomatiskan teman2nya gimana gitu ustadzah, itu nanggapin teman yg crita seperti itu ke kita bagaimana ustadzah?
5⃣ Ustdzh mau tanya, sya memiliki teman yg dulunya bkan dri ponpes, tp karna skarang brada di ponpes ia mengikuti aturan yg brlaku di ponpes, ttapi ketika sdah keluar di ponpes, ia tak ada btasan dgan ikhwan. Mskipun ia memakai jilbab bsar. Apa itu trmasuk dgn berhijrah ttapi sesaat...?
✍🏻 *Jawab:*
1⃣ Ukhty Iik,, Slh satu ciri Ikhwan yg soleh a/ jk dy telah siap, dy akan datangi wali perempuan. Namun jk belum siap, tentu dy tak akan mempermainkan perasaan perempuan. Jd cara ia memuliakan ukhty hny dengan melepaskan atau menikahi Ukhty. Sudah TITIK.
Bila ia tak mw keduanya, patut dpertimbangkan; baikkah ia kelak tuk masa depan ukhty...?
Dan pertunangan tdk ada di dalam Islam. Khitbah pun tdk bs dianggap setengah resmi/pengikat,, khitbah a/ajakan u/menikah, di dlmnya dperkenankan tuk mengenal calon pasangan & tdk boleh melanggar batas2 syara (khalwat, bpegangan tangan, dsb).
2⃣ Dlm Qs at-Thagobun: 14-15 _"Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka; dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka) maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu): di sisi Allah-lah pahala yang besar."_
Adakalanya Allah mempertemukan seseorang yg baik dg jodoh yg sebaliknya,, agar ia dapat melewati berbagai ujian yg Allah berikan, bkn krn Allah benci thd hambaNya tsb namun krn sayangNya. Dia yg paling tw kapasitas hambaNya, krn ujian akan selalu berada dlm kadar kemampuan hamba. Qt tdk mengetahui bgm kehendak Allah yg sesungguhnya saat dberi sbuah cobaan. Bisa sj, saat menikah dgnya, sang istri dpt merubah suaminya mjd soleh, terdidikny anak2 dg baik, mjd ladang dakwah, dsb.
Ktk ssorg yg baik dpertemukan dg jodoh yg baik, blm tentu jg bisa istiqomah, jk keduanya tak mampu slg menjaga,, bhkn bs sj krn saking sayangnya si suami/istri, dpt mhalangi mrk dr ketaatan kpd Allah.
Jadi, namanya jodoh, baik ataukah buruk, semuanya akn mjd ujian Allah bg hambaNya.
3⃣ Kt Rasul: "Man jadda wa jadda", brg siapa yg bersungguh2, maka ia akan mendapatkan.
Hidayah dan ilmu mesti dicari. Krn termotivasi dg _"tuntutlah ilmu walau ke negeri Cina"_, mjdkn para ulama2 salafus shaleh tak segan2 mengejar ilmu hingga menembus batas2 negara. Terlebih lg pd era saat ini sebenarnya lebih byk kemudahan2, semestinya tak menjadi kendala tuk berhijrah dan istiqomah. Sulit bkn berarti tak bisa.
Imam Syafi'i mengajarkan kiat dlm ber-Tholabul 'Ilmi:
📚Cerdas
📚Tamak
📚Sungguh-sungguh
📚Berkorban harta
📚Meniti waktu yg lama
📚Bergaul dg Ustadz/Ustadzah
4⃣ Sungguh Allah mencela org yg memahami hukum namun tdk mengerjakannya, dg sebutan fasik. Bahkan kebencian di sisi Allah (QS as Shaf: 2-3).
Tapiii,, manusia memg tak sempurna,, wajib slg meluruskan, sampaikan kpd temany ukhty, dy pun pny kewajiban amar ma'ruf nahi munkar thd tmny sdr.Menceritakan aib sdrny jika perkara tsb benar, jatuhnya ghibah. Jika salah, jadinya fitnah. Bahkan dilarang kita berbahagia dg keburukan org lain.
5⃣ Keistiqomahan dlm berhijrah memg mesti dijaga. Dan sangat bergantung pd lingkungan yg membentuk kepribadian dirinya. Krnny memg sulit mjd sholeh/sholehah sdrn
Dlm Islam, ada 3 pilar yg dpt slg mjaga ketakwaan totalitas: individu, masy & negara.
Saat ini 3 pilar tsb lbh didominasi oleh ketidakshalihan sistemik. Mis: riba-pacaran-zina haram, tp msh byk yg mlakukan. Tidak ada kontrol dan muhasabah dr masykt, dtambah lg negara demokrasi - sekuler pun tak berpihak pd penerapan syariat islam scr Kaffah, lalu bgm mungkin qt dapat keluar dr krisis mulitidimensi ini..???
Sekiranya QS ar-Ruum: 41, dpt mjd renungan bersama, bhw stp dosa yg dlakukan o/ manusia tentu akan berimbas pada manusia itu sdr. Nau'dzubillah.
Copas dari group di wa

Tidak ada komentar:
Posting Komentar